LPQQ INDONESIA SIAPKAN MUALLIM AL-QUR’AN BERSERTIFIKAT, BEKASI DIUSULKAN JADI PILOT PROJECT PENGENTASAN BUTA AKSARA AL-QUR’AN
TNCGROUPNEWS.WEB.ID||BEKASI — DPD LPQQ Indonesia Kota Bekasi menggelar Sertifikasi dan Standarisasi Muallim Al-Qur’an atau Training of Trainers (TOT), Sabtu (5/9/2026), di Aula Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI), Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan mengangkat tema “Mewujudkan Indonesia Emas 2045: Yang Beriman Harus Bisa Membaca Al-Qur’an.”
Acara diawali dengan pembacaan basmalah, ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne LPQQ. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah pihak.
Ketua DPD LPQQ Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia, Ust. Warsono, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terselenggara atas perhatian dan dukungan Pemkot Bekasi, Kementerian Agama Kota Bekasi, serta sejumlah pihak lainnya.
Ketua Umum LPQQ Indonesia K.H. Mahbub Sholeh Zarkasyi dalam sambutannya menyoroti masih banyaknya masyarakat yang belum mampu membaca Al-Qur’an.
Berdasarkan data yang disampaikannya, sebanyak 62 persen anak di Banten belum mampu membaca huruf Al-Qur’an. Ia juga menyampaikan pengalamannya saat berada di salah satu perguruan tinggi di Jawa Barat, di mana sekitar 91 persen mahasiswa belum mampu membaca Al-Qur’an.
Atas kondisi tersebut, K.H. Mahbub berharap Kota Bekasi dapat menjadi pilot project dalam upaya pengentasan buta aksara Al-Qur’an, khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan jamaah majelis taklim.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi H. Asnawi, S.Ag., M.Si. menyambut baik program tersebut. Ia berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat Kota Bekasi yang tidak mampu membaca Al-Qur’an.
“Kita jadikan Kota Bekasi di masa mendatang tidak ada yang tidak bisa membaca Quran,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Ketua DMI Kota Bekasi K.H. Jaja Jalenai, M.M. Ia menilai peningkatan kemampuan para pengajar penting untuk mendukung pembelajaran Al-Qur’an di masyarakat.
Wali Kota Bekasi yang berhalangan hadir diwakili Sekretaris Daerah Kota Bekasi H. Yoyo Suhaenji, S.Ag. Dalam kesempatan tersebut, Sekda membuka secara resmi kegiatan Sertifikasi dan Standarisasi Muallim Al-Qur’an.
Sementara itu, Ketua Panitia Ust. Warsono menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 500 orang.
“Peserta berjumlah sekitar 500-an. Sebelumnya kami menyewa 400 kursi dan di saat acara berlangsung kami menambah 100 kursi lagi,” ujar Warsono.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan dan sertifikasi yang disampaikan langsung oleh K.H. Mahbub Sholeh Zarkasyi menggunakan buku karangannya, Buku Ishlah.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.15 WIB. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Pada akhir kegiatan, panitia membagikan sertifikat kepada peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sertifikat tersebut diberikan sebagai tanda telah mengikuti program Sertifikasi dan Standarisasi Muallim Al-Qur’an.
(A.N.)


0 Komentar