KONSER KEMERDEKAAN KE-81: KMAG MERANGKUL SELURUH GENRE MUSIK, TEKAD SATUKAN INSAN SENI PEKALONGAN
TNCGROUPNEWS WEB.ID||PEKALONGAN, 22 Agustus 2026 — Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Komunitas Musik Antar Genre (KMAG) menyelenggarakan Konser Kemerdekaan bertema "Generasiku untuk Masa Depan Negriku", yang berlangsung meriah di Halaman Pendopo Kota Pekalongan pada Sabtu (22/8/2026), berjalan dari pukul 13.00 hingga 23.00 WIB. Acara ini tidak sekadar menjadi perayaan hari kemerdekaan, melainkan menjadi bukti nyata kebersamaan dan keberagaman musik yang tumbuh subur di Kota Pekalongan, di mana berbagai aliran dan genre musik tampil berdampingan dalam satu panggung yang sama.
Rangkaian acara dibuka oleh Master of Ceremony pada pukul 13.00 WIB, kemudian secara berturut-turut tampil Sheilanan sebagai band pembuka, disusul Mahaka, Gaspol, dan Avantasia sebelum memasuki jeda ibadah Ashar. Sebelumnya direncanakan ada penampilan seni tari, namun pada pelaksanaannya tarian tersebut tidak jadi tampil, sehingga alur acara langsung berlanjut ke penampilan musik berikutnya. Usai jeda Ashar, panggung kembali diisi oleh Children of Future, DNR, Chocolate, Lingso, serta FF Ambyar, hingga memasuki jeda panjang Magrib–Isya.
Wali Kota Pekalongan, Bapak H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., yang semula dijadwalkan hadir memberikan sambutan, berhalangan hadir dikarenakan ada kepentingan mendadak yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, penyelenggaraan konser tetap berjalan lancar dan penuh semangat. Acara kembali dibuka dengan rangkaian sambutan perwakilan, lalu Pulsi dan Seven Mode's tampil menghibur seluruh penonton yang hadir.
Pada pukul 20.10 WIB, Band Grandfa tampil sebagai salah satu penampil utama yang paling dinantikan kehadirannya. Dengan formasi: Ridho (Drummer), Zubairi (Keyboard), Nunuk (Gitar), Siho (Bass), Bibing (Gitar), dan Rois (Vokal), mereka membakar semangat hadirin dengan penuh energi, mengajak seluruh generasi muda Pekalongan untuk terus mencintai dan membangun bangsa melalui karya dan seni.
Lail Rois, yang akrab disapa Rois, selaku Ketua KMAG sekaligus vokalis Band Grandfa, menyampaikan pernyataan sikap dan harapan di hadapan seluruh hadirin: "Dengan terselenggaranya acara seperti ini, kami berharap KMAG semakin dikenal, semakin dapat diterima di seluruh lapisan insan seni di Pekalongan. Karena tujuan utama KMAG adalah merangkul semua jenis genre musik yang ada di Pekalongan — tidak membedakan aliran, tidak memilah-milah gaya, melainkan menyatukan semangat, bakat, dan karya di bawah satu langit seni yang sama. Keberagaman genre bukan pemisah, melainkan kekayaan yang harus kita jaga dan kembangkan bersama."
Pernyataan tersebut menegaskan visi besar KMAG: membangun ruang inklusif di mana setiap musisi dan seniman dapat berkarya, berkolaborasi, dan tumbuh bersama tanpa terikat batasan aliran musik. Rangkaian penampilan kemudian berlanjut bersama Deep A, WinzSKA, Jero Rock, Pharamieta, dan Power Distorsi, sebelum akhirnya The Gebral menutup seluruh rangkaian acara hingga pukul 23.00 WIB.
Konser ini terselenggara berkat dukungan Binban Project, Teh Kota, Zalia, serta liputan media dari Batik TV dan Radio Kota Batik. Meski ada penyesuaian jalannya acara — tarian yang tidak jadi tampil dan Wali Kota Pekalongan Bapak H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M. yang berhalangan hadir karena kepentingan mendadak — semangat kebersamaan tetap terjaga tinggi. Melalui musik, generasi muda Pekalongan bersatu dan menggema semangat kemerdekaan, mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan adalah amanah bersama yang harus dijaga dan diwujudkan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Penulis: Neng Kikie
Sekretaris Pusat TNC Grup


0 Komentar