Dukung Hilirisasi dan Ketahanan Pangan: DPW TMI Jayapura Luncurkan Demplot Tumpang Sari
TNC GROUP NEWS WEB.ID|-JAYAPURA, 18 Juli 2026 – Menyambut semangat program hilirisasi dan ketahanan pangan nasional yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jayapura bergerak cepat mewujudkan inovasi nyata di lapangan.
Langkah konkret yang dilakukan adalah pembuatan demplot pertanian dengan sistem tanam tumpang sari, yang menggabungkan tanaman pokok dan tanaman tambahan dalam satu lahan. Metode ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal, sekaligus mendukung program Cetak Petani Muda yang kredibel sesuai minat dan keahlian masing-masing.
Ketua DPW TMI Jayapura, David Waromi, SM.TH, menjelaskan maksud dan tujuan program ini di hadapan para jurnalis:
“Kami selaku pimpinan organisasi ingin memberikan dukungan penuh kepada kawan-kawan, agar mereka bisa berlatih, mendapatkan ilmu pertanian yang tepat, sekaligus memperoleh nilai tambah. Selama ini banyak petani masih bertani secara konsumtif, dan kami ingin mengubah hal tersebut menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut David Waromi menegaskan, pembuatan demplot ini sekaligus menjadi lahan pembibitan dan pengelolaan lingkungan yang produktif.
“Demplot ini bukan sekadar percobaan, melainkan lahan pembinaan. Di sini kami juga memproduksi bibit unggul sekaligus merawat ekosistem agar tetap subur dan bermanfaat jangka panjang,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini para pengurus DPD TMI se-wilayah Jayapura yang menyambut positif langkah tersebut. Harapannya, sistem ini nantinya dapat mengubah pola bertani masyarakat, mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) berbasis agribisnis, serta menjadikan wilayah ini sebagai pusat produksi skala besar.
Pusat produksi ini nantinya akan melayani kebutuhan Jayapura, Papua Tengah, hingga Papua Selatan, dengan jenis tanaman yang diseragamkan mutunya. Setelah kebutuhan pasar domestik terpenuhi, komoditas tersebut diproyeksikan siap dikembangkan hingga ke tingkat ekspor.
(Red)Neng kikie

0 Komentar