MARIA LEO WAKIL KABIRO TRANFORMASINUSA KOTA BEKASI MEREFLEKSI AKHIR TAHUN 2025

TNC GROUP NEWS WEB.ID|- Hidup ini perjalanan dari satu titik ke titik yang lain. Ketika kita memulai perjalanan panjang di awal tahun 2025 ini, semua pasti sepakat bahwa perjalanan yang akan dijalani adalah perjalanan yang penuh misteri. Karena itu ketika kita bisa tiba di penghujung tahun ini, kita harus mengakui bahwa ini bukan karena kita kuat atau kita hebat. Dan dengan kepala yang tertunduk, kita naikkan pengakuan bersama bahwa kasih setia Tuhan-lah yang menemani, menguatkan dan memampukan kita berjalan di hari demi hari yang penuh misteri itu. 


365 hari, 52 minggu kita melangkah bersama misteri kehidupan. Karena itu di setiap penggantian hari selalu harus  bertanya pada diri sendiri “siapakah aku yang dapat berjalan di tengah misteri kehidupan ini?” Hanya karena dan dengan iman kita berani berjalan pada bentangan misteri yang dalam ketidakpastian dan pelbagai kemungkinan. Iman kepada Sang Pemilik Kehidupan yang membuat kita ada sebagaimana adanya kita.


Saudaraku yang dikasihi Tuhan,

Hidup ini perjalanan dalam taman kehidupan. Tidak selalu hidup kita dikelilingi bunga yang indah oleh berbagai warna dan wewangian yang membuat kita tenang. Ada juga bunga yang dapat membuat kita terluka. Bunga-bunga itu namanya persoalan. Persoalan-persoalan yang seringkali menjadi badai dan pergumulan dan tantangan. Pergumulan dan tantangan yang datang silih ganti itu membuat hidup kita menjadi tidak mudah. Tantangan dan pergumulan terkadang membuat kita tidak mampu melihat terang di ujung lorong kehidupan dan membuat hidup seolah-olah tanpa harapan. Bersyukur karena kasih setia Tuhan Sang Pemilik Hidup yang tetap setia menyertai dan melindungi sampai penghujung tahun 2025 ini . 


Saudaraku yang dikasihi Tuhan,

Mari kita tunduk sejenak untuk menilai diri :

🎶

Sejenak aku menoleh, pada jalan yang t'lah ku tempuh,

Kasih Tuhan kuperoleh, membuatku tertegun,

Jalan itu penuh liku, kadang-kadang tanpa t'rang,

Tapi Tuhan membimbingku hingga aku tercengang,

Kasih Tuhan membimbingku dan hatiku pun tenang.


Saudaraku yang dikasihi Tuhan, 

Hidup ini peziarahan. Dalam keyakinan bahwa kasih Tuhan akan terus menemani, kita tinggalkan tahun 2025. Bersama kita melangkah memasuki tahun yang baru, tahun 2026 yang kita yakini sebagai tahun anugerah Tuhan. Besok, 1 Januari 2026 kita bersama akan memulai perjalanan peziarahan yang panjang. Jalan yang akan kita tempuh, kita tidak tahu kapan, dimana dan bagaimana kita mengakhirinya.  Yang kita tahu adalah jalan yang akan kita tempuh masih ada jalan berkelok, masih ada kerikil tajam yang berserakan di sepanjang jalan.  Bahkan masih ada jalan mendaki yang terjal dan jalan menurun yang curam dihadapan kita. 


Sebagai manusia kita menyadari bahwa kita terbatas. Ketidak berdayaan membelenggu hidup kita. Kita juga masih sering rapuh. Dalam kerapuhan itu pergumulan hidup telah menjadi kebanggaan kita di sepanjang tahun ini. Hal yang sama akan menjadi kebanggaan kita di tahun 2026. 


Cita-cita dan harapan yang tidak tercapai, pekerjaan dan usaha yang gagal, tubuh yang ringkih dan melemah seiring dengan bertambahnya usia. Namun apapun kondisinya, semua yang kita capai akan meninggalkan jejak pengabdian, tanggung jawab dan keikhlasan kita untuk menjalani kehidupan ini.


Untuk itu mari kita tunduk sejenak untuk menilai diri dan berseru:

🎶

Bukan kar'na aku baik dipegang-Nya tanganku erat,

Bukan pula orang laik, hingga aku didekap,

O, betapa aku heran, dilimpahkan yang terbaik,

Dengan apa kunyatakan kasih Tuhan yang ajaib?

Kulakukan, kusebarkan, kasih Tuhan yang ajaib.


Saudaraku yang dikasihi Tuhan, 

Tahun 2025 tinggal beberapa jam dan kita akan mengakhiri untuk melangkah masuk tahun yang baru, tahun 2026. Mari kita berpasrah diri mengikuti gerak maju sang kronos mengakhiri tahun 2025. Pakailah kesempatan yang diberikan oleh sang kairos untuk kita menyiapkan bagian penutup dari perjalanan kita supaya semua baik adanya. Kasih setia Tuhan-lah yang senantiasa menemani. 


Mari ikhlaskan semua yang sudah terjadi, mengampuni semua orang yang pernah mengecewakan kita dan mari berdamai dengan diri kita dan orang lain, agar tahun ini dapat kita tutup dengan syukur kepada Tuhan yang telah menemani kita dan akan terus menemani kita selama Tuhan masih memberi hidup.


SELAMAT MENGAKHIRI TAHUN 2025.

SELAMAT MENYONGSONG TAHUN 2026

TAHUN ANUGERAH TUHAN


Bekasi, 31 Desember 2025

0 Komentar